the day Aya was born…

It was the chinese new year.

Jam mendekati pukul 9 pagi, Calon Ayah dan Calon Bunda masih leyeh-leyeh di kasur menikmati pagi yang cerah di hari tanggal merah. Tiba-tiba aja ketuban pecah membanjiri kasur, yang berarti kami harus segera pergi ke RS. Panick attack. Buru-buru kami pergi mandi, nyamber tas yang udah disiapin sejak sebulan lalu, dan masuk mobil.

Di ruang bersalin langsung diperiksa, alhamdulillah kontraksi  cukup adekuat dan udah bukaan dua. Padahal baru semalam Calon Bunda diperiksa yang sama dan masi belum ada tanda-tanda melahirkan walaupun sudah lewat dua hari dari due date. SpOG langganan pun dihubungi.

Nggak disangka-sangka ternyata disarankan untuk operasi. Alasan medisnya KPP (ketuban pecah prematur), air ketuban keruh yang berarti resiko infeksi untuk baby dan estimasi berat janin gede banget (3,7 kilo sajah) sehingga dikhawatirkan proses persalinan akan berlangsung lama dan sulit. Which means resiko infeksi untuk baby makin tinggi.

Reaksi pertama, denial. Yakin banget gitu pasti bisa lahir normal. Calon Ayah setelah diskusi dengan keluarga memutuskan bahwa jalan terbaik adalah operasi, tapi Calon Bunda ogah.

Calon Bunda: “KPP kan masi bisa lahir normal. Biasanya juga ditunggu 12 jam dulu, induksi dulu, baru operasi?”
Calon Ayah: “Memangnya kenapa si Yang, kalo operasi?”
Calon Bunda: “….”

Biaya mahal. Malu telanjang bulat di meja operasi. Ingin bisa melahirkan normal seperti ibu-ibu lainnya… Tapi sepertinya ini keegoisan Calon Bunda saja ya… Setelah satu jam diskusi berdua, akhirnya Calon Bunda pun luluh. Ini yang terbaik untuk baby…

12.04 bayi kelinci pun lahir, we named her Aya…

Howdy!

Kangen nge-blog lagi, nafsu bikin blog lagi.

Semoga tidak bernasib seperti blog-blog sebelumnya: delete segan update pun males (baca: hiatus). Kalo sebelumnya bingung mau menulis apa, semoga dengan bertambahnya jabatan hidup sebagai full time wife, full  time mom & part time worker akan ada banyak hal menarik yang bisa di-share. Kalo pun life is so-so, minimal ada catetan hidup untuk dikenang di masa datang 😉

So, yoroshiku~!